Sejarah Olahraga Karate

Karate

Sejarah Olahraga Karate – Apakah Anda pernah mendengar tentang nama cabang olahraga karate? Dalam permainan olahraga, karate dikategorikan sebagai salah satu jenis beladiri. Karate memiliki sejarah yang cukup panjang dalam mencapai posisi yang saat ini.

Baca Juga: Manfaat Mental dan Fisik Terbesar dari Berolahraga

Dahulu kala, ada sebuah seni beladiri yang berasal dari Cina. Seni beladiri tinju dari Cina ini diciptakan oleh Darma, sang guru Budha yang sedang bermeditasi di wilayah Biara Shorinji, Gunung Sung yang berlokasi di Provinsi Henan.

Masyarakat setempat sering menyebut tinju Cina ini dengan nama Shorinji Kempo. Karate sendiri diprediksi sudah ada pada abad ke 19. Orang yang diperkirakan menemukan bela diri karate adalah Matsumara Shukon. Ia adalah seorang prajurit samurai Jepang. 

Meski demikian, sejarah mencatat bahwa wilayah tersebut masih termasuk dalam wilayah Okinawa bukan wilayah Jepang. Karate sendiri berasal dari wilayah berbentuk kerajaan yang ada di Okinawa.

Okinawa adalah kerajaan yang bebas dan juga merdeka. Saat itu, Okinawa mulai mengadakan kerja sama dengan beberapa daerah yang ada di wilayah sekitar. Akhirnya, Okinawa menjalin hubungan yang kuat dengan wilayah negara Cina.

Setelah itu, muncul beberapa orang Cina yang datang ke Okinawa untuk belajar seni bela diri karate kepada masyarakat di sekitar wilayah penemuan karate. Sebaliknya, masyarakat Okinawa pergi ke Cina untuk belajar Shorinji Kempo. 

Setelah itu, Raja Soshin yang memerintah wilayah Okinawa memberikan peraturan tentang kepemilikan senjata. Golongan pendekar pada saat itu tidak diperbolehkan untuk memiliki senjata seperti pedang.

Setelah itu, ada kelompok samurai satsuma masuk ke Okinawa dan melanggar peraturan ini. Kelompok samurai tersebut dipimpin oleh Shimazu Lehisa. Setelah itu, kelompok ini dihukum. 

Baca Juga: Olahraga yang Paling Cocok untuk Cuaca Panas

Setelah hukuman yang diberikan, muncul tiga aliran yang memiliki ciri khasnya masing-masing. Tiga aliran tersebut adalah Shuri, Naha dan Tomori. Akhirnya, ajaran bela diri ini mulai diajarkan ke beberapa sekolah dasar di Jepang.

Akhirnya, wilayah Okinawa pun masuk dalam wilayah negara Jepang. Hal ini membuka jalan bagi karate untuk semakin dikenal di wilayah Jepang. Demonstran karate yang ditunjuk untuk melakukan pencontohan di luar wilayah Okinawa adalah Gichin Funakoshis.

Setelah itu, ia ditunjuk menjadi bapak Karate. Gichin adalah seorang pria yang lahir pada tahun 1868. Ia memiliki dua orang guru yang mengajarinya karate, yakni Azato dan Itosu.

Ia berguru pada kedua orang itu sejak lama, hingga akhirnya di tahun 1916 ia dipanggil untuk melakukan demonstrasi di wilayah Butokukai, Jepang. 

Butokukai di jaman dahulu adalah pusar dari hampir semua jenis bela diri di Jepang pada saat itu. Bahkan putra mahkota juga meminta Gichin untuk melakukan demonstrasi, tepatnya di tahun 1921.

Demonstrasi atas permintaan putra mahkota ini dilakukan di sekitar wilayah istana Shuri. Setelah ia melakukan banyak demontrasi di Jepang, Gichin mulai tinggal secara tetap di wilayah Jepang.

Setelah itu, ia menulis banyak buku mulai dari Karate Kyoan dan Ryukyu Kempo : Karate. Hingga saat ini, karate semakin berkembang sampai ke seluruh penjuru dunia dan menjadi cabang olahraga resmi.

You may also like